Największe lotnisko w Polsce pracuje na jednym pasie po wykryciu spękań
Jedna z dwóch dróg startowych Lotniska Chopina w Warszawie została wyłączona z użytku po wykryciu drobnych spękań podczas rutynowej inspekcji. Jak poinformował Piotr Rudzki z biura prasowego...
Samorząd Łodzi sięga po parkowanie, by promować krwiodawstwo
Honorowi dawcy krwi oraz przeszczepów w Łodzi zyskają prawo do bezpłatnego parkowania w strefie płatnego parkowania. Radni miejscy przyjęli obywatelski projekt uchwały, którego celem jest...
Kamizelki nożoodporne dla ratowników medycznych trafią do karetek w najbliższych tygodniach
Kamizelki nożo- i szpikulcoodporne dla ratowników medycznych są już zakupione i wchodzą w fazę dystrybucji – poinformowała wiceminister zdrowia Katarzyna Kacperczyk. Jak podkreśliła, stacje...
Grant rządowy i 200 specjalistów. Toyota buduje centrum B+R IT we Wrocławiu
Toyota Motor Europe oficjalnie uruchomiła we Wrocławiu Toyota Digital Hub – centrum badawczo-rozwojowe usług IT, które ma stać się jednym z kluczowych ośrodków koncernu w obszarze...
Okręgowa Izba Lekarska grozi zawiadomieniem ws. promocji alkoholu w Biedronce
Promocje na alkohol w sieci Biedronka znalazły się w centrum ostrego sporu z lekarzami. Okręgowa Izba Lekarska w Szczecinie apeluje do dyskontu o rewizję polityki promocyjnej, wskazując...

Skandal Sepeda Motor Operasional Bayangi Program Makan Bergizi Gratis Nasional

05.07.2026


Kejaksaan Agung memperluas penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi perhatian publik. Fokus terbaru tertuju pada pengadaan sepeda motor operasional yang dikaitkan dengan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk oknum anggota TNI aktif berinisial BU. BU diketahui menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan barang dan jasa, khususnya pengadaan motor untuk mendukung operasional program.

Program MBG sendiri dirancang sebagai instrumen negara untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia, menekan angka stunting, dan memperkuat fondasi sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045. Namun besarnya anggaran yang mengiringi program ini membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. Penyelidikan Kejaksaan Agung atas tata kelola MBG menyeret pimpinan BGN, oknum TNI aktif, serta perwira tinggi Polri ke dalam pusaran dugaan praktik korupsi yang dinilai publik mencederai makna pengabdian aparatur negara.

Dalam pengembangan perkara, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkap bahwa pengadaan sepeda motor—yang jumlahnya mencapai 21.801 unit—diduga melibatkan oknum TNI aktif. BU disebut berperan dalam pengaturan pengadaan, termasuk dugaan penggelembungan harga dan pengarahan pemilihan penyedia. Karena melibatkan prajurit aktif, penanganan terhadap BU dilakukan melalui jalur koneksitas dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer, sementara Kejagung juga menetapkan satu tersangka baru berinisial LMI yang menjabat sebagai Sekretaris Deputi BGN.

Di tengah bergeraknya proses hukum, perdebatan publik turut dipicu oleh beredarnya foto di media sosial yang diklaim menampilkan sosok BU, seorang perwira menengah TNI Angkatan Darat dari Korps Peralatan yang bertugas di BGN. Foto-foto tersebut dikaitkan langsung dengan kasus pengadaan motor listrik dalam program MBG. Keriuhan di dunia maya menambah tekanan transparansi terhadap institusi terkait, sementara masyarakat menanti kejelasan proses penyidikan dan keakuratan informasi di ruang publik. Bagi pemerintah, kredibilitas program MBG dan kepercayaan publik terhadap agenda perbaikan gizi nasional kini dipertaruhkan oleh cara penegak hukum menuntaskan perkara ini.